call it magic, when i’m with you

call it magic, when i’m with you

(Source: suckitadnsee)

Hj.Zaenab

Rindu nenek, mama aji.

Bagi saya, mama aji adalah orang kedua setelah ibu (ketika mungkin bagi orang lain, bapak adalah orang kedua).
Orang nomor satu dalam keluarga besar kami. Tidak ada yang bisa menentang keinginannya, termasuk almarhum kakek, bapak aji. Saya sepenuhnya yakin sifat keras yang saya miliki adalah warisannya.

Kebanyakan masa kecil yang saya ingat justru bersama mama aji. Saya ingat besar bersama mama aji dan kucing-kucing nya. Bangun pagi dengan kucing yang baring-baring cantik di samping saya.

Mama aji keras dan sangat cinta kucing-kucingnya. Mama aji pernah minta dikontrakkan rumah agar bisa tinggal bersama kucing-kucingnya, karena almarhum bapak aji ngotot mau agar kucing-kucing dibuang dari rumah.

Mama aji keras dan jarang menangis. Saya ingat mama aji yang keras, ngotot tidak mau melihat dan menjagai saat bapak aji sakratul maut di ICU RS Fatimah Parepare, walaupun akhirnya mengalah saat kami ngotot bahwa bapak aji cuma menunggu mama aji datang agar bapak aji bisa meninggalkan kami. Mama aji menangis saat bapak aji pergi. Dan terus menangis beberapa hari sesudahnya.

Mama aji kami yang keras, tetapi saya cintai sepenuh hati. Semoga selalu diberkahi kesehatan, kebahagiaan dan umur yang panjang.

Jadilah seseorang yang: “Aku akan tetap menunggu. Tidak peduli kau datang atau tidak.” untuk seseorang yang: “Aku akan pasti datang. Tidak peduli kau tetap di sini atau pun tidak.”

Meski hingga detik ini kita tidak tahu siapa seseorang tersebut. Meski kita terlampau malu dengan harapan. Teruslah memperbaiki diri, besok lusa kita akan paham hakikat nasehat ini.

oleh : Tere Liye

(Source: nayhelfira)

rock-allday:

Don’t fear death, fear the state in which you will die.

Maka berlatihlah..

Menjadi penting itu baik, tapi menjadi baik itu lebih penting..

Dan konon kebaikan dan kelembutan hati itu dilatih..

Akhirnya..
Setelah 1 tahun hidup di Sengkang, bisa jalanjalan ke Danau Tempe, danau yang konon penghasil ikan terbanyak di dunia.. *ini pengakuan warga Wajo*
Dari Baruga Hotel BBC Sengkang, dengan perahu kecil berkapasitas 5 orang, kami dibawa menuju perkampungan rumah terapung di tengah danau tempe dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 45 menit. Pemandangan langit dan danau yang indah serta udara pagi yang sejuk membuat kami lupa kalau sedang berada di kota Sengkang.
Tiba di perkampungan, kami singgah di salah satu rumah terapung dan disuguhkan teh manis dan pisang goreng *yeyeye*.
Perkampungan ini terdiri dari 20an rumah yang dibangun di atas susunan bambu. Setiap ada ombak, rumahnya ikut bergoyang. :D
Kedalaman danau tempe ini sekitar 5 meter. Dangkal, kata penduduk. Makanya, hujan sedikit, danau bakalan meluap dan menimbulkan banjir di kota Sengkang dan sekitarnya. :’(
Setelah puas dudukduduk dan fotofoto serta makan pisang goreng, kemudian cus balik ke kota Sengkang.

How to get there?
Makassar - Sengkang dengan mobil sewa (bukan mobil rental) via Buludua/Camba Rp 70.000 - 80.000/orang
Sengkang - Danau Tempe via Hotel BBC Sengkang Rp 150.000/4 orang
CP Hotel BBC Sengkang : Dzul 085242966949
Pemberangkatan ke Danau Tempe ini hanya ada dua kali dalam sehari. Pukul 7 pagi & pukul 4 sore.

Kecewa sama seseorang?
Makanya cinta nya jangan sama orang, tapi sama Tuhan..
:p